[ADS] Top Ads

Ulang Tahun ke-60, Boneka Barbie Berhasil Terjual Lebih dari Semiliar

Siapa yang gak mengetahui populernya mainan boneka Barbie? Boneka Barbie saat ini berulang tahun yang ke-60 tahun. Meskipun udah gak muda lagi, mainan ikonik ini masih banyak digemari orang lho.

Asal kamu tahu ya, tahun ini boneka Barbie menginjak usia yang ke-60. Di usianya yang udah gak muda lagi sebagai mainan favorit anak perempuan ini udah terjual banyak di seluruh dunia lho.

Kamu pasti pernah memiliki mainan yang begitu ikonik ini ya kan? Gimana gak, boneka Barbie ini udah mengikuti berbagai zaman lho ya. Cetakan mukanya yang cantik, lalu bentuk tubuh ramping serta rambut pirang emang udah ciri khas dari boneka Barbie ini.

Seperti dikutip dari Okezone.com, Minggu, (6/1/2019), boneka Barbie ini emang udah banyak mengikuti perubahan zaman. Mulai rambut warna cokelat, memiliki kulit hitam dan putih, lalu menyerupai artis maupun tokoh dunia juga sempat dirilis lho.

Kamu tahu gak kalau boneka Barbie ini setiap tahunnya emang terjual laku keras lho. Gimana gak, setiap tahunnya mainan ini terjual 58 juta boneka Barbie di lebih dari 150 negara.

“Dalam industri dimana hitungan sukses itu tiga hingga lima tahun, 60 tahun itu prestasi,” ujar Nathan Baynard, direktur pemasaran merek global buat boneka Barbie.

Baca juga: Ada yang Seharga Rumah Mewah di Dharmawangsa! Ini 7 Teh Termahal di Dunia

Popularitas boneka Barbie di luar negeri emang sama nih dengan restoran cepat saji McDonald’s atau minuman bersoda Coca-Cola. Baynard mengatakan nih kalau boneka Barbie ini udah terjual lebih dari satu miliar boneka  Barbie sejak debut dalam Pameran Mainan Amerika di New York pada 9 Maret 1959.

Wah! Udah lama juga ya popularitas boneka Barbie ini di muka bumi. Iya sih emang yang namanya mainan apalagi Barbie ini dengan mudah diperloleh.

Kamu tahu gak kalau mainan ini diciptakan dari tangan dingin Ruth Handler, salah satu pendiri Mattel. Ruth Handler sendiri mendapatkan inspirasi buat menciptakan boneka Barbie ini dari anak-anaknya sendiri.

“Pilihan mainan untuk putrinya, Barbara, terbatas. Hanya punya boneka-boneka bayi,” tambah Baynard kenangnya.

Barbie sendiri memiliki nama asli lho, bukan Barbie melainkan Barbara. Di tahun 1959 kala itu, pencipta boneka ini emang mengikuti imajinasi anak-anaknya. Anak perempuan Handler berimajinasi “satu-satunya peran dalam imajinasinya adalah pengasuh dan ibu”.

Sedangkan putra Handler bisa lho berimajinasi “seorang astronot, koboi, pilot, dokter bedah”. Dan asal kamu tahu juga nih di tahun 1959, anak perempuan diajarkan bahwa “mereka bisa punya pilihan, mereka bisa jadi apa aja. Pada tahun 1959, itu ide yang radikal!,” tambah Baynard.

Baca juga: Jumlah Harta Merosot, Deretan Miliarder Ini Masih dalam Daftar Orang Terkaya di Dunia

Di tahun pertama pembuatannya, boneka Barbie terjual lebih dari 300 ribu boneka. Wah! Cukup banyak ya di tahun 1959, ternyata popularitas boneka Barbie emang gak kalah nih dengan restoran atau minuman bersoda asal negeri Paman Sam ini.

Boneka Barbie harganya mulai dari ratusan ribu bahkan ada yang sampai puluhan juta

Boneka Barbie harganya mulai dari ratusan ribu bahkan ada yang sampai puluhan juta, (Ilustrasi/Shutterstock).

Kira-kira berapa sih harga mainan boneka Barbie ini? Kalau kita lihat di e-commerce kenamaan di Indonesia, mainan ini dibanderol kisaran Rp 100 ribu sampai Rp 300 ribu lho.

Bahkan harganya itu ada yang mencapai jutaan Rupiah lho. Belum lagi segala pernak-pernik yang berhubungan dengan mainan ini. Mulai dari rumah-rumahannya, alat kecantikannya, baju-baju koleksi terbaru jadi incaran para penggila Barbie di seluruh penjuru dunia lho.

Gak cuma itu lho, banyak perempuan yang pengin terlihat cantik seperti Barbie dengan menjalani operasi plastik. Barbie emang udah menjadi salah satu mainan yang berhasil melewati berbagai zaman dan menjadi “alat” berkhayal bagi si pemiliknya.

Baca juga: Rentetan Smartphone Kekinian di Sepanjang 2018, Punya Kamu yang Mana?

Boneka ini juga udah mengalami berbagai macam perubahan dari segi bentuk desainnya. Desainnya yang sebelumnya dianggap gak realistis, akhirnya mengalami perubahan seiring permintaan pasar lho. 

Pertama kali kemunculannya sebagai gadis cantik yang ditampilkan Barbie emang gak tampak feminis nih. Dulu juga kehadiran boneka ini sempat menuai kritikan lho selama dasawarsa.

“Pada 1959, struktur tubuhnya dibuat berlebihan untuk menyesuaikan dengan estetika waktu itu dan bahan kain yang tersedia,” ungkap desainer Barbie, Carlyle Nuera.  

Sejak itu nih perusahaan yang membuat boneka ini, Mattel melakukan perubahan desain nih. Mulai dari bentuk tubuh, wajah, warna kulit, warna rambut dengan puluhan model. Karena selama ini wujud boneka yang udah banyak mengalami perubahan dianggap gak realistik dengan pemiliknya. (Editor: Mahardian Prawira). 

SUPPORT !!
Dukung Blog KURAZONE agar selalu update mengenai informasi dunia Blogger dengan cara meninggalkan komentar dan membagikan artikel yang telah kalian baca,
1x share dari kalian sangat berarti bagi kami. Arigatou !!
Show Comments